Sabtu, 22 Maret 2014

I'm confident but i can't pretend i wasn't terrified



Mungkin setahun yang lalu pertemuan itu terjadi . .
Saya juga tak menyesali apa yang telah terjadi setahun yang lalu bersama seseorang yang saya cintai saat itu.
Kadang saya tertawa ketika benar – benar beranggapan bahwa ia adalah yang saya cintai sementara ketika saya bertemu dengan yang lain saya masih bisa untuk mengagumi orang lain...

Kita akan kembali pada setahun yang lalu...
Ketika mata bertemu, jantung ini seakan – akan ingin keluar dari tempatnya..
Tatapannya bukan tatapan yang tajam, melainkan sangat lembut, senyum kecil di bibirnya membuat udara dingin di kota ini menjadikan semua yang ada saat itu membeku seketika, jam tangan tak bergerak, air di kolam tak beriak, tak ada suara siapapun, hanya 1 yang bergerak detak jantung ini.
Kami berbeda... bahkan sangat berbeda ...
Al-Quran mengatakan “Bagimu agamamu, bagiku agamaku”. Itu bukan masalah ketika tatapan setahun yang lalu terjadi...
Tetapi sekarang hal itu mulai menjadi msalah ketika kami tak sengaja bertemu . . .
Kami mulai bertukar nomor dan hubungan yang hangat yang mampu mencairkan setiap balok es, bahkan hubungan yang hangat yang mampu mencairkan kebekuan setahun yang lalu . . .
Kini, ketika melihatnya jantung ini masih berdetak namun dalam arti yang berbeda . .

Mungkinkah akan saya lanjutkan ataukah harus saya hentikan...?
Haruskan saya katakn padanya “call me a stranger, because i’m danger”...?

Semua mimpi dan hayalan yang menjadi kenyataan apakah dapat diakhiri dengan mudah...?

I'm confident  but i can't pretend i wasn't terrified...
yaaa,, saya yakin bahwa kami hanya akan berteman tapi saya takut jika pada akhirnya saya akan mencintai teman saya itu.. BL.

8 komentar:

  1. keep writing Send, this is great writing. well done.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heheh,, Thank's Jo... yeaaa,,, just try to make some... ;)

      Hapus
  2. arghtt kayaknyaa qt tahuu
    dgn kisah ini
    sepertinyaa sang layang2 betul2 akan melayangggg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kisah fiksi yang kemudian menajdi kenyataan kemudian dofiksikan sekali lagi... hehehe
      pertanyaannya melayang ke arah yang benar apa tidak??

      Hapus
    2. hahaha
      kalo pertanyaan yg itu qt gk bisa jawab

      ehemmm koreksi
      blm setahun yaa
      kan first timenya kan november

      hahahah
      foto yg di pake cocok dank

      anyprogress atauuu

      Hapus
    3. lho,, ini hanya fiksi Tutz,,, hahahahaha... Khayalan, kemudian menjadi kenyataan, kemudian berubah lagi menjadi sebuah cerita fiksi . . .

      progres ttg apa?

      Hapus
    4. owh fiksi yaaa
      kayakanyaa mirip soalnyaa
      hahahahaha

      mirip dengan beberapa pelaku yg qt kenal

      tentang apaa ajaa bole
      hahahahahah

      eeee buat cerita dulu ttg detektif2 kayaknya seru kalo ng nda buat nnti qt aja yg buat
      hahaha

      Hapus
    5. Hemm... Hem.. Hemmm... Io,, ngana buat joo... jgn lupa tag pa qt..

      Hapus